Apa itu BPM? Lalu mengapa BPM menjadi elemen yang sangat penting bagi kesuksesan sebuah perusahaan? Sebelumnya, kta akan coba kupas terlebih dahulu mengenai proses bisns pada perusahaan. Proses bisnis merupakan inti dari seluruh aktivitas pada suatu perusahaan atau organisasi. Untuk mencapai tujuan perusahaan, proses bisnislah yang akan memberdayakan seluruh sumber daya yang ada pada perusahaan. Tapi yang perlu diketahui adalah bahwa setiap bisnis memiliki proses masing-masing yang unik, sesuai dengan karakteristik dari perusahaan dan bidang usahanya, seperti proses pembuatan produk ataupun layanan baru, pengadaan supply, menajawab pertanyaan pelanggan, ataupun rekruitasi karyawan baru, yang tentunya memilki perbedaan karakteristik tersendiri untuk setiap perusahaan.
Manajemen proses bisnis yang efektif dan efisien dapat menghasilkan nilai-nilai kompetitif bagi perusahaan. Proses bisnis dikelola dengan baik akan mampu menumbuhkan peluang. Namun perusahaan terkadang kurang memahami dan tidak mampu mengontrol proses bisnis yang dimilikinya. Pihak manajemen mungkin telah berhasil membuat prosedur yang ideal untuk menjalankan proses bisnisnya, tapi pada kenyataannya, implementasi dilapangan sangat berbeda dari apa yang telah dirancang sebelumnya. Pada pelaksanaan suatu proses bisnis kadang terjjadi redundansi, ketidakefisienan, stagnasi, dan berbagi kesalahan-kesalahan lainya yang tidak dapat diantisipasi sebelumnya bisnis yang tidak tangkas dalam mengontrol proses bisnis yang dimilikinya cenderung akan menghalangi usaha perusahaan dalam tercapai sasaran yang diinginkan.Manajemen Proses Bisnis (BPM) adalah sebuah pendekatan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi melalui pembangunan otomatisasi proses dan ketangkasan untuk mengelola perubahan. BPM membantu perusahaan dalam mengawasi dan mengontrol seluruh elemen pada proses bisnis yseperti karyawan, pelanggan, pemasok, dan workflow. BPM meningkatkan kualitas proses bisnis melalui penyediaan mekanisme feedback yang lebih baik. Review yang berkesinambungan dan real-time akan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi masalah dan kemudian mengatasinya secara lebih cepat sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar.
Setiap solusi BPM memilik empat komponen utama yakni:
- Pemodelan
- Pengintegrasian
- Pengawasan
- Optimalisasi
Sumber Helman (Dosen Kopertis Wil-l Dpk.Umsu, Medan)
kajian yg diminta adalah apa itu proses bisnis bukan BPM. harap perhatikan dosen ketika kuliah di kelas.
ReplyDeletewaduh pak. saya kira BPM. saya nyatetnya BPM pak. maaf pak nanti saya perhatikan lagi.
ReplyDelete